Artikel Yang Lain

danang blog
SEO Stats powered by MyPagerank.Net Web Directory Ping your blog, website, or RSS feed for Free My Zimbio Bloggers - Meet Millions of Bloggers
Tampilkan postingan dengan label Auto Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Auto Trik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 November 2011

Macet Panjang, Awas Mobil Overheat

Sana Sini News - Salah satu kendala yang sering dihadapi pemudik menggunakan kendaraan roda empat adalah kerusakan pada sistem pendingin mobil, dan mengakibatkan mobil menjadi overheat atau keadaan panas mesin yang berlebihan.

Jika kondisi ini diabaikan berakibat fatal pada mesin. Paling fatal (bahasa bengkelnya, mesin ngulet) dan akan mati total karena kondisi panas berlebih ini.

Mendeteksi mesin mobil yang mengalami overheat, bisa dilihat pada panel temperatur suhu yang ada pada dashboard. Apabila jarum penunjuk mengarah pada suhu tinggi dan tidak bergerak turun, dipastikan ada kesalahan pada mobil Anda.

Langkah pertama yang perlu diambil adalah segera pinggirkan kendaraan dan mematikan mesinnya. Diamkan sejenak mobil dan buka kap mesin sampai kondisi mesin benar-benar dingin. Kap mesin dibuka agar pendinginan mesin bisa dibantu oleh angin.

Penyebab overheat biasanya kebocoran radiator hingga air radiator habis atau di bawah maksimal. Atau sistem pendingin mesin yang tidak bekerja optimal, seperti kipas yang mati.

Segera cek bagian bawah mesin, kemungkinan ada tetesan air atau oli. Ini untuk memastikan kebocoran pada radiator atau kebocoran di mesin, yang membuat oli habis. Apabila tidak ada kebocoran, maka panasnya mesin memang dikarenakan sistem pendinginan yang tidak bekerja maksimal, atau air radiator yang habis.

Apabila mesin sudah dingin, segera cek tabung air radiator dan lakukan pengisian apabila memang air kosong atau di bawah maksimal. Ingat, jangan buka tutup tabung dalam keadaan mesin panas, karena air panas dari tabung akan menyemprot keluar dan membahayakan Anda.

Jika mesin sudah dingin dan kendaraan bisa dijalankan kembali, segera bawa mobil ke bengkel resmi atau bengkel terdekat untuk diperiksa secara maksimal.
Continue Reading »

Minggu, 13 November 2011

Beli Mobil Bekas, Harus Banyak Tanya

Sana Sini News - Berburu mobil bekas memang gampang-gampang susah. Pasalnya, setiap mobil bekas yang akan dijual pasti sudah dalam kondisi ‘rapi’, dan tidak jarang mobil tersebut memiliki kerusakan pada sektor lain.

Agar tidak salah pilih, ada beberapa tips untuk menentukan pilihan mobil mana yang akan dipilih. Herjanto Kosasih, Senior Marketing Manager Bursa Mobil WTC Mangga Dua memberikan beberapa tips dalam memilih mobil bekas.

“Sebagai calon konsumen tidak ada salahnya bila kita banyak bertanya mengenai kondisi mobil. Banyak hal yang bisa ditanyakan kepada penjual, seperti siapa pengguna terdahulu, kelengkapan surat-surat, kelengkapan detail mobil dan sebagainya. Kuncinya jangan takut bertanya kepada penjual,” ujar Herjanto Kosasih beberapa waktu lalu.

Selanjutnya, usahakan jangan terlalu terpaku pada satu showroom atau tempat penjualan. Calon pembeli harus sabar dalam memulih. “biasanya kalau sudah keliling hingga 4 toko, kita sudah semakin pintar dan mengerti segala macam mengenai mobil incaran,” lanjut pria ramah tersebut.

Cek dengan teliti bagian body, apakah ada bagian yang belang pada bagian cat, karena mungkin ada bekas dempulan karena mobil tersebut pernah tabrakan. Cek kondisi rangka-rangka baik pada bagian mesin ataupun body. Itu untuk mengetahui apakah mobil tersebut pernah terbarak parah atau tidak.

Lanjutkan periksa kondisi mesin, apakah ada rembesan oli atau tidak. Jangan segan untuk menyalakan mesin untuk memastikan bahwa knalpot tidak mengeluarkan asap, karena ada masalah pada bagian piston karena oli tercampur ke ruang bakar.

Nyalakan mesin dalam waktu lama, untuk memastikan bahwa mesin tidak akan mengalami panas berlebih (over heat). Juga agar dapat mengetahui bahwa mesin dalam kondisi stabil saat stasioner atau tidak pincang suaranya.

Setelah cocok semuanya, segera lakukan uji jalan. Ini dimaksudkan untuk mengetahui kondisi kaki-kaki. Jangan menyalakan audio, dan buka jendela agar bisa mendengar dengan jelas bila ada bunyi yang tidak beres, baik dari sistem stir maupun kaki-kaki. Dilanjutkan dengan menyalakan pendingin udara atau AC. Juga lakukan uji jalan pada kondisi jalan yang agak jelek.

Terakhir, cek keabsahan dan kelengkapan surat-surat seperti STNK, BPKB, lebih bagus bila ada faktur pembelian. Yang terpenting juga lakukan negosiasi tawar menawar harga, untuk hal ini usahakan sudah mengantongi harga pasaran yang ada agar tidak tertipu dengan pedagang.
Continue Reading »