Artikel Yang Lain

danang blog
SEO Stats powered by MyPagerank.Net Web Directory Ping your blog, website, or RSS feed for Free My Zimbio Bloggers - Meet Millions of Bloggers
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Desember 2011

Persija Kalahkan Tuan Rumah PSMS

Sana Sini News - Tim Persija Jakarta sukses memetik poin penuh usai mengandaskan tuan rumah PSMS Medan 3-1 di Stadion Teladan, Medan, Kamis (1/12/2011) sore tadi dalam laga lanjutan Indonesian Premier League (IPL) 2011-12.

Gol-gol Persija dicetak oleh Hendra Bayauw (48’), Cornelius Gedy (58’), dan San San Fauzi (70’). Sementara gol balasan PSMS Medan diciptakan oleh Kamil Sembiring (81’).

Pelatih Persija, Jaya Hartono mengaku puas dengan kemenangan perdana Persija tersebut. Menurutnya, kemenangan tersebut diraih dengan tidak mudah karena berlangsung dalam lapangan yang becek akibat hujan.

“Lapangan kondisinya tidak memungkinkan. Untung di babak kedua saya menganjurkan para pemain untuk tidak terlalu lama memegang bola dan lebih banyak menyerang dari sayap. Semoga kemenangan ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus maju ke papan atas,” kata Jaya Hartono seusai pertandingan.

Sementara Danilo Fernando sebagai kapten Persija mengaku lega dengan kemenangan perdana timnya ini. “Jelas kami senang bisa meraih tiga poin di kandang lawan. Apalagi tadi pertandingan yang cukup berat mengingat kondisi lapangan yang buruk. Namun, kami bersyukur tidak pulang dengan sia-sia,” kata Danilo.

Dengan kemenangan ini Persija naik ke peringkat ketiga IPL dengan koleksi empat poin hasil dari sekali menang dan satu kali seri.
(fit)
Continue Reading »

Senin, 21 November 2011

Pelatih PSM Dihantui Striker Persidafon dan Persipura

Sana Sini News - Beberapa pekan terakhir ini, tidur Petar Segrt sedikit terganggu. Kadang, dia sulit memejamkan mata hingga larut malam. Saat tertidur pun, dia bahkan tak bisa nyenyak lantaran memikirkan partai perdana PSM melakoni tur Papua, pekan ini.

Arsitek PSM berusia 45 tahun ini mengaku, dirinya kerap dihantui oleh bayang-bayang striker lawan yang akan menjamu PSM nanti di tur Papua nanti. Andi Oddang dkk akan dijamu lawan pertamanya yakni Persidafon Sorong, Minggu (27/11) dan selanjutnya Persipura Jayapura, Kamis (1/12).

“Jujur, akhir-akhir ini saya sulit tidur lebih cepat bahkan tidak nyenyak kalau sedang tidur. Saya terus memikirkan striker lawan di tur Papua nanti,” ujar Petar usai memimpin latihan timnya di stadion Andi Mattalatta, kemarin sore.

Pelatih berkebangsaan Kroasia ini mengaku jika sudah mengetahui kualitas dan daya gedor penyerang tim Persidafon maupun Persipura. Seperti Patrick Wanggai yang menjadi bomber Timnas U-23 dan striker asal Kamerun Jeremiah.

Begitu juga dengan bomber milik Persipura seperti Boaz Salossa (striker Timnas senior) dan Titus Bonai (striker Timnas U-23). “Saya sudah melihat mereka dan tahu kemampuan mereka. Luar biasa. Pergerakan mereka sangat cepat dan akurat,” tuturnya.

Meski demikian, mantan pelatih Bali Devata ini tak ingin menjadi pengecut. Sebagai penanggung jawab utama tim, Petar mengaku siap menghadapi dengan segala resiko. Dengan waktu yang tersisa, dia akan melatih barisan pertahanannya dengan baik.

“Lini pertahanan kami semua pemain lokal. Tetapi, sebagus apapun lini depan dan tengah lawan, kalau pemain bisa bermain kompak, pasti bisa diredam,” jelasnya.

Saat ini, kondisi anak asuh Petar yang dipersiapkan dibawa ke tur Papua sangat siap. Kecuali sang kapten Andi Oddang yang sedikit masih mengembalikan kebugaran dengan latihan fisik pasca cedera engkel.

Soal siapa saja pemain yang akan diboyong, Petar masih enggan menyebutnya. Namun, Rabu (23/11) nanti, ke-20 pemain yang dibawa itu akan diumumkan. Disisi lain, Petar memastikan bahwa tiga gelandang mudanya yakni Aditya Putra Dewa, Rasyid Assyahid Bakri dan Risnandar tidak akan dibawa karena masih cedera.

Sementara itu, skuad PSM dipastikan akan memakai kostum terbarunya saat tur Papua nanti. Media Officer PSM Andi Widya Syadzwina mengatakan, kemungkinan besar jersey tim yang dibuat oleh Villour selaku appareal, sudah tiba hari ini.

“Besok (hari ini) Insya Allah sudah tiba karena pihak Villour sudah mengirimnya sejak beberapa hari yang lalu,” ujarnya.
Continue Reading »

Sabtu, 19 November 2011

Tatap Partai Perdana, PSM Siapkan 20 Pemain

Sana Sini News - Menatap laga perdana kompetisi Indonesian Premier League (IPL) 2011/2012, pelatih PSM Petar Segrt sudah menyiapkan ancang-ancang. Sebanyak 20 pemain disiapkan untuk melakoni partai perdana dijamu Persidafon Sorong (26/11) mendatang.

Ketika ditanya siapa saya pemain yang akan mengisi kuota 20 orang ke Papua, Petar belum bersedia membeberkannya. Namun dia mengatakan, laga uji coba dengan Persim Maros menjadi momentum untuk menilai siapa yang layak diboyong ke Papua.

“Sebenarnya laga uji coba ini untuk menilai siapa saja pemain yang layak bisa dibawa ke tur Papua nanti. Tapi saya tidak bias sebutkan nama-namanya. Nanti akan saya sampaikan saat tim hendak berangkat ke Papua,” jelasnya.

Dari 20 pemain itu, tiga diantaranya adalah penjaga gawang. Petar ingin membawa dua pelapis Deny Marcel lantaran tim akan melakoni dua partai tandang sekaligus di daerah ujung timur Indonesia tersebut. Setelah dijamu Persidafon Sorong, tiga selanjutnya PSM kembali menantang tuan rumah Persipura Jayapura (29/11).

“Saya harus membawa tiga penjaga gawang. Yang jelas Deny Marcel tetap jadi kiper utama. Untuk pelapisnya, AM Guntur sudah pasti. Tinggal menentukan antara Fachrul Nurdin atau Denis Saprianto,” tutur Petar.

Selain alasan dua laga tandang sekaligus, mantan pelatih Bali Devata ini juga punya alasan lain memboyong tiga kipernya yakni kondisi Deny Marcel yang belum stadil pasca neneknya meninggal dunia, beberapa waktu lalu.

“Setelah neneknya meninggal dunia, kondisi mental Deny Marcel belum stabil. Mungkin dia masih berduka. Tadi saat laga uji coba, saya sengaja tidak turunkan dia karena Deny mengaku belum siap,” tandas Petar.
Continue Reading »

Kejenuhan Ancam Persijap

Sana Sini News - Kejenuhan mulai mengancam skuad Persijap. Jadwal pertandingan yang sering berubah-ubah menjadi salah satu pemicunya. Di tahap persiapan awal, Persijap dijadwalkan menjalani kick off pada 15 Oktober lalu. Namun, PT Liga Prima Indonesia Sportindo melakukan revisi jadwal dengan menggelar pertandingan awal Persijap pada 26 November.

Akan tetapi, lagi-lagi para pemain Persijap harus memendam ambisi untuk memulai kompetisi. Menyusul keputusan Jakarta yang memundurkan jadwal menjadi 8 Desember mendatang. Sesuai jadwal yang telah diterima kubu Laskar Kalinyamat (julukan Persijap), Banaken Bossoken dkk bakal menghadapi PSMS Medan di laga perdana nanti.

Pelatih Persijap Agus Yuwono berharap tidak ada lagi pengunduran jadwal. Sebab, perubahan-perubahan yang dilakukan pengelola liga berimbas langsung pada program latihan. ”Situasi ini tentu saja klub yang menanggung risikonya. Kami berusaha mempersiapkan tim untuk mencapai peak performance pada jadwal yang telah ditentukan. Karena mengalami perubahan, maka kami juga harus meninjau kembali program yang telah disusun,” kata Agus Yuwono.

Menilik jadwal kontra PSMS, skuad Persijap harus menunggu tiga pekan lagi. Agus Yuwono dan para asisten dituntut lebih cermat memantau kondisi pasukannya. Sebab, situasi yang tidak menentu inilah yang memicu kejenuhan di kalangan pemain. Mereka terus berlatih, akan tetapi tidak juga mendapat kepastian kapan pertandingan berlangsung.

”Selain itu, kami mesti mengisi tiga pekan terakhir ini dengan sejumlah agenda uji coba. Ini salah satu cara untuk mengusir kejenuhan. Hanya, saat ini mencari mitra tanding yang sepadan mulai sulit dilakukan. Mengingat, sejumlah klub memilih menggelar persiapan khusus menuju pertandingan pada 26 November nanti,” imbuh dia.

Meski demikian, Agus Yuwono tidak ingin terlalu larut dalam kondisi seperti ini. Dia mencoba bersikap positif. Mundurnya jadwal ini membuat dia lebih longgar melakukan persiapan. Apalagi, sampai saat ini Persijap masih terus mencari komposisi ideal untuk mengisi daftar starter.

Di sisi lain, aspirasi Persijap yang mengajukan revisi jadwal terkait pelaksanaan Pilkada 2012 juga belum mendapat tanggapan. Dalam susunan jadwal yang telah diterma beberapa hari lalu, partai kandang melawan Mitra Kutai Kartanegara digelar bersamaan dengan pemungutan suara pilkada Jepara, yakni 29 Januari 2012.

Sekretaris Tim Persijap Arif Darmawan sudah mengajukan perubahan laga melawan Mitra Kukar diundur menjadi 2 Februari. Selain itu, laga menjamu Bontang FC yang dijadwalkan pada 1 Februari diusulkan mundur menjadi 5 Februari.

”Selain itu, laga-laga yang jadwalnya di kisaran 17 hari sebelum pilkada (H-17) atau masa kampanye, dan 10 hari setelah pemungutan suara (H+10) kemungkinan besar juga akan tersandung masalah izin karena itu masih masa tahapan pelaksanaan pilkada. Kami berharap pengelola liga bisa memberikan kebijakan kepada Persijap,” ucap Arif Darmawan.
Continue Reading »

Qifly Ancam Posisi Rahmat

Sana Sini News - Striker debutan PSM Makassar Qifly Tamara mulai memperlihatkan tajinya. Pemilik nomor punggung 29 ini mulai tampil agresif dan penuh semangat ketika diberi kepercayaan oleh pelatih Petar Segrt untuk diturunkan.

Hal itu pun memberi nilai tersendiri bagi Qifly dihadapan pelatih. Bahkan, jika Qifly mampu tampil lebih bagus dan menjaga performa bermainnya, praktis menjadi ancaman besar bagi striker utama M. Rahmat.

Antara Qifly dan Rahmat, salah satunya akan diturunkan menjadi tandem striker asal Montonegro Ilija Spasojevic pada tur Papua dijamu Persidafon Sorong (26/11) dan Persipura Jayapura (29/11).

“Sabtu ini, saya akan memutuskan siapa yang layak menjadi tandem Spaso. Entah tetap Rahmat atau Qifly. Salah satunya akan diturunkan sebagai starter,” ujar Petar usai laga uji coba dengan Persim Maros di stadion Andi Mattalatta, kemarim sore.

Arsitek berusia 45 tahun ini mengaku, antara Rahmat dan Qifly masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun pada laga uji coba kemarin, Petar melihat Qifly tampil lebih bagus dan mampu mencetak gol.

“Saya akan memutuskan siapa yang layak jadi striker inti. Pada pertangahan pertandingan tadi (laga uji coba kemarin), saya sengaja mengganti Rahmat dengan Qifly. Dan Qifly mampu bermain lebih bagus dan mencetak gol,” tuturnya.

Qifly merupakan pemain hasil seleksi saat pembetukan skuad PSM dikompetisi Indonesia Premier League (IPL) beberapa bulan lalu. Sebelumnya dia adalah bomber klub Dinamo FC yang selama ini hanya berlaga di turnamen antara kampung (tarkam) di Sulsel.

Sementara Rahmat merupakan striker hasil pabrikan PSM U-21. Pemilik nomor punggung 11 ini sudah tiga tahun masuk ke skuad senior. Pada kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) setengah musim lalu, Rahmat kerap dipasang sebagai striker dan mampu mencetak banyak gol. Dia berada diurutan kedua top skor di tim.
Continue Reading »

Petar Puji Lapangan Karebosi Pasca Renovasi

Sana Sini News - Lapangan Karebosi Makassar tempat latihan PSM sudah dibenahi. Pelatih Petar Segrt pun memuji kondisi lapangan yang sudah rata dan rumput yang sudah tumbuh subur.

Petar sengaja datang khusus ke lapangan Karebosi guna memastikan apakah lokasi lokasi latihan bagi anak asuhnya itu sudah layak digunakan atau tidak. “Sangat bagus. saya senang. Lapangan sudah rata dan ditumbuhi rumput yang lebat,” ujar Petar, kemarin.

Kendati demikian, arsitek berkebangsaan Kroasi ini tak langsung ingin memakainya. Padahal manajemen sudah memutuskan latihan tim digelar di lapangan Karebosi mulai, Senin (21/11) pekan depan. Pasalnya, manajemen cukup terbebani jika tim tetap memakai stadion Andi Mattalatta untuk latihan karena biaya per satu kali pemakaian Rp500 ribu.

“Nanti setelah melakoni laga perdana away ke Papua melawan Persidafon dan Persipura baru bisa dipakai lapangan Karebosi. Untuk sementara, saya minta tetap dirawat dulu rumputnya agar tumbuh lebat. Nanti saat mau dipakai, baru dipotong rata,” pinta Petar.

Koordinator perlengkapan dan perbaikan lapangan Karebosi, Madjid C. Putra mengatakan, lapangan Karebosi sudah ditimbuni tanah pasir sebanyak delapan truk. Awalnya hanya ditimbuni empat truk. Namun petar masih menolak karena dianggap belum rata.

“Sudah ditambahi lagi timbunannya. Sekarang sudah bagus dan coach Petar mengaku puas. Sekarang, kami masih merawat rumputnya dan nanti akan dipotong ketika sudah mau digunakan,” ungkapnya, kemarin.

Sementara itu, Manager Operasional PSM Ismun Muhdar mengatakan, manajemen tak sanggup memenuhi keinginan Petar yang ingin tetap memakai lapangan stadion. Alasannya, anggaran dari konsorsium untuk biaya operasional tim belum cair dan sulit disetujui oleh Chief Executif Officer (CEO) PSM Rully Habibie.

Tak hanya itu, Ismun juga mengaku masih mempertimbangkan keinginan petar yang hendak menggunakan lapangan stadion untuk latihan malam hari, Senin pekan depan. “Kalau pengelola stadion tidak ada masalah karena hanya dihitung sewa. Tetapi biaya listrik itu harus dibicarakan lagi dengan pihak PLN Makassar. Biaya listrik untuk satu kali pemakaian latihan bisa mencapai Rp5-7 jutaan,” tandasnya.
Continue Reading »

Jumat, 18 November 2011

Persema Dukung Regulasi Pemain Muda

Sana Sini News - Rencana pemberlakukan aturan untuk pemain muda di Indonesian Premier League (IPL) dianggap sebagai langkah positif. PT LPIS sebagai operator liga akan mewajibkan setiap klub mengontrak tiga pemain U-21 dan memainkannya minimal 1.200 menit sepanjang kompetisi.

Itu berarti pemain muda tersebut akan bermain di hampir separuh jumlah pertandingan dalam semusim. Pemberlakukan ini dianggap sebagai upaya jitu untuk memberikan kesempatan kepada pemain muda agar berkembang sehingga regenerasi pemain bisa berjalan optimal.

Langkah ini sebenarnya hampir mirip dengan sistem home ground player yang telah diterapkan di liga-liga Eropa. Tujuannya jelas, agar pemain domestik mempunyai kesempatan di tengah membanjirnya pemain asing. Itu juga berlaku di Indonesia yang gemar memakai pemain asing di tim utama.

"Aturan itu sangat bagus karena saat ini hampir semua klub mempunyai kekuatan muda. Selain bisa lebih efisien dari sisi pendanaan, juga berdampak positif pada perkembangan pemain lokal karena jelas Indonesia membutuhkan regenerasi," jelas CEO Persema Malang Didied Poernawan.

Persema sendiri mempunyai banyak pemain muda yang dipromosikan ke tim utama musim ini. Bagi tim dengan dana yang terbatas seperti Persema, regulasi tersebut bisa menjadi angin segar karena nantinya kekuatan klub di IPL menjadi lebih kompetitif.

Selama ini kompetisi Indonesia memang belum sampai menerapkan regulasi tersebut. Sedangkan klub profesional jumlahnya semakin besar, termasuk di level dua, sehingga kebutuhan terhadap pemain berkualitas semakin banyak. Persema sendiri rencananya memakai lebih dari lima pemain muda.

Regulasi itu ternyata juga berlaku di kompetisi level dua. Pemain muda bakal mendapatkan porsi khusus dan PT LPIS bakal menerapkan sanksi jika ada klub yang tak mematuhi. “Kami sudah tahu ada regulasi itu. Sangat bagus, karena memberi kesempatan untuk pemain muda," cetus Sekretaris Persik Barnadi.

Pemberlakukan aturan itu sama sekali bukan masalah bagi tim seperti Persik. Maklum, kini tim yang dilatih Joko Malis bermodal mayoritas pemain muda yang memilih bertahan di klub berjuluk Macan Putih. Malah klub kebanggaan Persikmania memiliki stok melimpah untuk pemain muda berbakat setelah Kota Kediri menjuarai Porprov 2011 lalu.

Regulasi batas minimum pemakaian pemain muda juga dianggap mengikis kesenjangan kekuatan antara tim bermodal besar dan kecil. Persibo Bojonegoro yang kurang beruntung dalam proses transfer pemain, menganggap regulasi itu sebagai pemerataan kekuatan.

Dengan keharusan memainkan skuad belia, maka sebuah klub superior tak bisa seenaknya menurunkan semua pemain berkualitas karena kekuatan daya beli. "Ini menjadi momen bagus. Juga untuk merangsang sebuah klub melahirkan pemain bintang. Selain berguna untuk masa depan timnas, melahirkan pemain bintang juga menjadi kebanggaan klub," ungkap Ketua Umum persibo Taufik Riesnendar. (kukuh setyawan)
Continue Reading »

Kamis, 17 November 2011

Duo Arema 'Keroyok' Persipura

Sana Sini News - Awal musim kompetisi Indonesian Premier League (IPL) rupanya kurang bersahabat dengan Arema FC. Buktinya, klub kebanggaan Aremania harus melakukan tur Papua untuk mengawali kompetisi musim ini. Persipura Jayapura dan Persidafon Dafonsoro bakal menjadi calon lawan.

Menurut jadwal baru yang diterima Arema FC, pertandingan kontra Persipura Jayapura bakal dihelat pada 26 November. Tiga hari berselang, Singo Edan giliran melawat ke kandang Persidafon Dafonsoro. Jadwal ini tentu sangat mengejutkan sekaligus membingungkan.

Persipura sendiri jauh hari telah bertekad mengikuti Indonesia Super League (ISL) dan juga telah masuk susunan jadwal kompetisi yang digelar PT Liga Indonesia (LI) tersebut. Malah di jadwal ISL, Persipura di awal Desember juga menjadi tuan rumah menjamu Arema versi Rendra Kresna.

Sehingga belum jelas Persipura mana yang dihadapi Arema IPL maupun Arema ISL. "Kami juga masih bingung karena sebelumnya Arema telah menyiapkan pertandingan home menghadapi PSM Makassar sesuai jadwal sebelumnya. Tapi nyatanya Kami away ke Papua," ujar Media Officer Arema IPL Noor Ramadhan.

Kendati demikian, Arema tetap akan menganut jadwal yang telah dibuat PSSI dan tetap akan melakoni pertandingan ke Papua. Hingga sekarang klub berwarna kebesaran biru tersebut masih belum berpikir Persipura mana yang akan dihadapi. "Yang pasti Arema sudah bersiap," tambah Noor.

Diakuinya tur ke Papua di awal musim bukan pekerjaan mudah bagi tim asuhan Milomir Seslija. Apalagi jarak dua pertandingan tersebut cukup berdekatan yakni hanya berselang dua hari. Artinya, tim hanya mempunyai waktu pendek untuk melakukan recovery.

Disinggung jadwal secara keseluruhan, Noor mengaku belum mendapatkan secara rinci. Pihaknya baru mendapatkan dua jadwal tersebut dan kendati berat tetap akan melakukannya sebaik mungkin. Arema FC merasa harus mematuhi setiap keputusan yang dibuat PSSI.

Manajemen klub juga berpikir positif dan menilai perjalanan ke Papua merupakan ujian bagi tim di kompetisi. "Menurut kami wajar sebuah tim melakoni laga away di awal musim. Kalau jadwalnya sudah demikian, tak ada pilihan lain kecuali mempersiapkan diri,"tandas Noor.
Continue Reading »

BOPI Hanya Akui LPI

Sana Sini News - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) hanya mengakui kompetisi profesional yang dinaungi oleh PSSI, dalam hal ini Liga Primer Indonesia (LPI).

Di Luar itu, BOPI tidak mengakuinya dan tidak akan memberikan izin penyelenggaraannya. Kompetisi profesional yang dinaungi PSSI dikelola oleh PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS).

Keputusan tersebut tertuang dalam surat No:91/BOPI/XI/2011. Surat ini ditandatangani Irjen. Pol (Purn) Alexius Gordon Mogot sebagai Ketua Umum Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Keputusan ini berlaku sejak ditetapkannya tanggal 5 November. Surat keputusan tersebut juga dikirimkan kepada Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Berdasarkan keputusan itulah, semua terkait dengan kompetisi penyelenggaraan pertandingan adalah wewenang lembaga yang bersangkutan, dalam hal ini PT LPIS yang keabsahannya oleh BOPI sebagai dasar pengeluaran ijin-ijin terkait oleh instansi yang berwenang termasuk POLRI.

"Itu menandakan kalau liga (sepakbola) di luar pengeloloan PT.LPIS tidak mungkin diijinkan oleh pihak Kepolisian," ujar Juru Bicara PSSI, Eddy Elison di Kantor PSSI di Senayan, Jakarta, Selasa (15/11/2011).

Seperti diketahui, saat ini terjadi dualisme kompetisi sepakbola nasional. Beberapa klub menyatakan ikut Liga Prima Indonesia (Dikelola PT.LPIS), dan klub lainnya memilih bergabung di Liga Super Indonesia (Dikelola PT. Liga Indonesia).

PT. LPIS sendiri sebelumnya mengklaim kompetisinya sudah diikuti 18 klub. Adapun 18 klub yang ikutserta adalah Arema, Persebaya, Persema, Persiba Bantul, Persibo, Persidafon, Semen Padang, PSMS Medan, Persiraja, Persijap, Persija, Persib, Mitra Kukar, PSM Makassar, Sriwijaya, Persiwa Wamena, Bontang FC dan Persipura.

Sementara itu, menyikapi rencana pertemuan yang dilakukan PT Liga Indonesia, Eddy menyebut undangan itu tidak sah dan bertendensi makar, mengingat hak dan wewenang PT Liga Indonesia sebagai penyelenggara kompetisi profesional telah dicabut PSSI melalui SK Ketua Umum. PSSI juga menyerahkan pengelolaan kompetisi profesional kepada PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS).

Menurutnya, penilaian itu, diperkuat Menpora dan BOPI (sebagai sikap Pemerintah) melalui SK tertanggal 7 November 2011 dan surat BOPI ke Kapolri, yang meminta Polri tidak memberi izin kompetisi profesional yang dilakukan diluar PT LPIS. "Untuk itu, seluruh teman-teman ISL, Divisi Utama, Pengprov diminta tidak menghadiri pertemuan itu. Demikian disampaikan," tandasnya.
Continue Reading »

Resmikan Tim, Persibo Undang Persema

Sana Sini News - Persibo Bojonegoro siap meresmikan tim untuk kompetisi Indonesia Premier League (IPL) 2011-2012. Rencananya launching tim bakal digelar Senin (21/11/2011) mendatang yang dirangkai dengan pertandingan ujicoba menghadapi Persema Malang di Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro.

Launching tim yang dibarengi ujicoba tampaknya sedang menjadi tren. Sebelumnya Persibo juga menjadi tamu di acara launching Persebaya Surabaya, Minggu kemarin. Sejatinya pertandingan ujicoba kontra persema dihelat pada Minggu (20/11).

Namun karena berdekatan dengan acara luanching, manajemen Laskar Angling Dharma meminta ujicoba digeser sehari. "Kami berencana memperkenalkan tim untuk IPL awal pekan depan yang dirangkai dengan ujicoba dan beberapa acara lain," ungkap Ketua Umum Persibo, Taufik Riesnendar.

Pihaknya membenarkan telah mengundang Persema Malang sebagai tamu dalam acara tersebut. Apalagi Persibo maupun Persema sedang membutuhkan lawan tanding yang selevel. Minggu lalu, Persibo mengalami kekalahan 2-0 kala bertempur melawan Persebaya Surabaya.

Selain untuk menguji kekuatan tim asuhan Paulo Camargo, ujicoba juga sebagai ajang memperkenalkan pemain ke Boromania, suporter fanatik Persibo. Kini Persibo mempunyai 23 pemain sebagai kekuatan utama ke kompetisi IPL, namun masih ada rencana untuk menambah beberapa nama lagi.

Pertandingan ujicoba menghadapi Persema sekaligus menjadi ujian terakhir sebelum mengarungi IPL di akhir November nanti. "Kami merasa kekuatan sudah cukup walau berkeinginan menambah pemain lagi. Semoga kekuatan ini bisa kompetitif di IPL," lanjut Taufik.

Sementara itu Persema Malang juga telah menerima pemberitahuan soal pengunduran jadwal ujicoba. Manajemen maupun staf pelatih Persema cukup memahami permintaan tersebut dan tidak keberatan jika bertanding pada Senin (21/11/2011).

"Persibo berkeinginan pertandingan itu sekaligus meramaikan peluncuran tim, jadi tak ada persoalan. CEO Persibo Pak Ferry Kodrat telah menghubungi kami dan menjelaskan bahwa pertandingan yang bertepatan dengan launching tim itu atas permintaan Bupati Bojonegoro," jelas CEO Persema Didied Poernawan.

Persema sebelumnya sempat berencana menggelar pertandingan ujicoba menghadapi Arema IPL dalam pekan ini. Malah kedua klub maupun pelatih sudah mengiyakan. Namun karena kesibukan masing-masing tim, Didied memastikan ujicoba tersebut batal.

"Ujicoba dengan Arema tidak jadi atau kami batalkan, karena jadwalnya tidak sesuai. Kami belum tahu apakah ujicoba menghadapi persibo nanti menjadi ujicoba terakhir. Semua tergantung keputusan pelatih," tandas Didied.
Continue Reading »

Minggu, 13 November 2011

Tur Papua Jadi Ujian Terberat Segrt

Sana Sini News - Tur Papua di laga perdana bakal menjadi ujian terberat bagi pelatih anyar asal Kroasia, Petar Segrt. Publik sepakbola dan suporter PSM Makassar menunggu hasil racikannya pada kompetisi Indonesian Premier League (IPL) 2011/2012 ini.

Persoalan yang mengancam yakni skuad PSM Makassar belum terukur sebagai kontestan yang siap menghadapi kompetisi baru hasil reformasi PSSI tersebut. Menang delapan kali pada laga uji coba dengan klub-klub amatir, belum bisa menjadi standarisasi sebab lawan tak selevel.

Petar sudah meminta kepada manajemen agar memfasilitasi laga uji coba away dan home dengan klub-klub selevel. Sebelumnya, sempat direncanakan akan dijamu Persebaya Surabaya (18/11). Namun batal karena lawan tak siap serta adanya agenda workshop PT Liga Prima Indonesia SportIndo (LPIS) di Jakarta di waktu yang sama.

Tanpa laga uji coba dengan klub selevel, performa skuad Juku Eja masih menjadi misteri. Sanggup atau tidak. Apa lagi di partai perdana, Pasukan Ramang-sebutan lain PSM akan melakoni dua tim kuat yakni tur Papua, menghadapi Persidafon Sorong (26/11) dan Persipura Jayapura (29/11).

Selain materi tim lawan yang jauh lebih terukur, PSM yang didominasi para pemain lokal muda juga harus bekerja keras dengan masa recovery yang padat setelah dijamu tim Gabus Sentani-julukan Persidafon, Andi Oddang dkk hanya memiliki waktu dua hari persiapan sebelum dijamu tim Mutiara Hitam-julukan jawara Liga Indonesia Persipura.

“Sebenarnya saya sangat menginginkan adanya laga uji coba dengan klub selevel. Tetapi manajemen tidak siap karena beberaa pertimbangan. Dengan begitu, saya cukup mempersiapan tim dengan latihan intens disisa waktu yang ada,” jelas Petar.

Lantas siapkah Petar menerima sangsi dari para pecinta setia Juku Eja? Sebab, sejumlah kelompok suporter sudah mewanti-wanti juru strategi dan taktik berusia 45 tahun itu untuk membuktikan hasil racikannya.

Koordinator suporter Komunitas VIP Selatan (KVS) Erwinsyah mengatakan, lima laga perdana akan menjadi ujian bagi mantan pelatih Bali Devata di kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) setengah musim lalu itu.

Jika tim bermain di bawah performa dan gagal memetik hasil maksimal, maka suporter akan bertindak. Selama ini, kata dia, Petar telah berbicara banyak di media tentang ketulusannya melatih PSM. kepada suporter, dia juga sudah berjanji akan memberi hasil terbaik bagi tim Ayam Jantan dari Timur-julukan lain PSM.

“Saat bertemu suporter di mes PSM beberapa waktu lalu, Petar berjanji pada lima laga perdananya. Jika dia belum bisa memberikan hasil terbaik, dia siap dievaluasi dan dikritik. Untuk itu, tur Papua akan menjadi ujian perdananya,” ungkap Erwin.

Koordinator suporter Red Gank, Sadat menambahkan, Petar harus membuktikan dirinya kalau dia adalah pelatih yang mampu mengangkat performa anak-anak muda sesuai janjinya.

“Dengan melihat kondisi tim sekarang, kami akan menunggu tiga hingga empat pertandingan hasil racikan Petar. Setidaknya PSM harus berada di panas atas klasemen,” tegasnya
Continue Reading »

Sabtu, 12 November 2011

PSM Tanpa Dewa dan Risnandar

Sana Sini News - Skuad PSM Makassar harus siap menjalani kompetisi diawal musim tanpa dua gelandang mudanya yakni Aditya Putra Dewa dan Risnandar. Kondisi cedera keduanya masih cukup parah dan harus absen selama dua hingga tiga bulan.

Dewa dan Risnandar didera cedera hampir tiga pekan lamanya. Keduanya tak bisa bergabung latihan bersama tim karena harus menjalani istirahat total dalam waktu yang cukup panjang.

“Keduanya masih sementara diisitirahatkan dan belum bisa disuruh latihan. Mudah-mudahan saja bisa cepat pulih,” ujar Dokter PSM, Indra Chuandy.

Berdasarkan hasil pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI) di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS), terdapat gangguan yang cukup parah di paha kanan bagian belakang Dewa alias hamstring. Dokter pun menyarankan dia istirahat panjang paling cepat dua bulan.

Sementara Risnandar, kondisi cedera lutut kanannya sangat beresiko jika dipaksakan ikut latihan. Dokter menyarankan agar pemain yang kerap duduk di bangku cadangan selama beberapa musim itu harus istirahat paling cepat tiga bulan. Selama masa pemulihan, Dewa dan Risnandar akan dipantau langsung oleh dokter ahli.

Meski cedera panjang melanda kedua pemain tersebut, namun tak terlalu menggangu program dan proyeksi Petar dalam menyusun skuad inti. Pasalnya, Dewa dan Risnandar hanya pemain cadangan.
Continue Reading »