Artikel Yang Lain

danang blog
SEO Stats powered by MyPagerank.Net Web Directory Ping your blog, website, or RSS feed for Free My Zimbio Bloggers - Meet Millions of Bloggers

Jumat, 20 Mei 2011

"Wani Piro", Sebuah Parodi Miris

Hari yang masih pagi. Ia menghela nafas sambil menghirup secangkir kopi. Wangi kopi pun seperti berlomba menarik perhatiannya dengan tayangan televisi yang tengah ia nikmati. He, sensasi pagi yang biasa. Meski biasa ia merasakan sebuah parodi yang membuatnya miris sekaligus tertawa terbahak-bahak. Apakah itu...? Mari kita simak saja.

Ini bermula dari sebuah iklan, entah iklan apa (pst, dilarang menyebut merk). Di iklan tersebut terlihat seseorang sedang mengurus sesuatu dan berhadapan dengan panjangnya meja birokrasi. Lalu bertemu dengan tokoh, Gayus, dan seterusnya, dan seterusnya. Maka keluarlah orang tersebut sambil berkeluh kesah tentang maraknya korupsi, kolusi dan nepotisme di negerinya. Sedang ia berlekuh kisah tersebut, tiba-tiba munculah jin dari lampu aladin (entah aladin yang mana). Maka sang jin memintanya mengajukan permintaan mumpuninya,
"Jin, bisakah korupsi disini dihapus...?"
"Bisa diaturrrr....", jawab sang jin sambil cengengesan
"Wani piro..?" lanjut sang jin lagi.

Sontak ia yang menyaksian ian itu jadi tergelak. Hahahahahaha, betapa mirisnya. Betapa segalanya bisa diatur dengan uang di negeri ini. bahkan untuk memberantas korupsipun bisa diatur dengan uang, hehehe. Sebuah parodi yang menohok benaknya. Sungguh, ini parodi yang miris. Maka kemirisanpun kadang menjadi sebah kelucuan, sebuah hiburan di negeri My oh My ini. Anggap saja begitu. Ya ya ya, mungkin kitapun perlu mentertawakan kondisi buruk kita supaya keterpurukan ini terasa lebih ringan. Bukankah begitu, desisnya. Entahlah. Ini hanya tentang sebuah parodi yang mungkin juga sering anda saksikan di televisi. Salam.
sumber
Continue Reading »

Tahukah kamu: ternyata Lebah dapat mendeteksi Bom





Racun pada lebah ternyata bisa digunakan untuk mendeteksi bom. Penggunaan teknologi dengan teknik ini segera dipatenkan.

Peneliti dari Massachuseetts Institute of Technology (MIT) menemukan ada fragmen protein dalam racun lebah, yang disebut bombolitin, dapat mendeteksi bahan peledak, seperti TNT.

Pada saat percobaan tim MIT melapisi bagian dalam tabung karbon dengan bombitin. Kemudian, tabung itu diletakkan di sekitar sampel udara yang diambil dari sekitar berbagai bahan peledak.

Tim mendapati perubahan panjang gelombang pendaran cahaya tabung berubah ketika molekul nitroaromatik dari bahan peledak bersatu dengan protein dari lebah. Perubahan ini tak kasat mata, tapi dapat dideteksi dengan mikroskop khusus.

Tim MIT bukan hanya dapat mendeteksi adanya bahan peledak. Mereka juga dapat membedakan tipe-tipe bahan peledak dengan menggunakan kombinasi tabung karbon dengan berbagai bombitin.

Pendeteksi bahan peledak yang saat ini dipakai di bandara mampu menganalisis partikel di udara. Tetapi, sensor belum dapat mendeteksi pada level molekul. Ketika dipadankan dengan sensor yang sudah ada di bandara, bombitin akan meningkatkan sensitivitas sensor, membuatnya lebih efektif.

Beberapa perusahaan komersial serta militer sudah menyatakan tertarik dengan temuan ini. Teknologinya sendiri saat ini sedang dalam proses mendapatkan paten.
Continue Reading »

Prediksi-Prediksi Keliru Terkenal Di Dunia


Para tokoh terkenal yang ahli di bidangnya itu memang bukan para peramal, jadi tidak heran kalau banyak prediksi dari mereka yang terbukti keliru di kemudian hari. Berikut ini adalah beberapa contohnya:

“Jika Tuhan memang menginginkan manusia untuk dapat terbang, Ia akan memberi kita sayap”
~ Pastor Wright, ayah dari Wilbur dan Orville Wright, para pencipta pesawat terbang yang pertama

“Manusia tidak akan bisa terbang, setidaknya sampai 50 tahun kedepan”
~ Wright Bersaudara, 1900 (tiga tahun kemudian mereka sendiri yang membuktikan bahwa perkiraan itu salah)
http://i218.photobucket.com/albums/cc129/truebluesky/people/wright1901.jpg
“Komputer di masa depan tidak akan lebih berat daripada 1.5 ton”
~ Popular Mechanics, 1949

“Saya pikir ada peluang pasar untuk setidaknya 5 buah komputer di seluruh dunia”
~ Thomas Watson, Chairman IBM, 1943

“Saya sudah berkeliling diseluruh penjuru negeri ini dan berbicara dengan orang-orang terbaik, dan saya bisa memastikan pada anda bahwa teknologi data processing tidak akan bertahan lebih dari setahun”
~ Editor business books for Prentice Hall, 1957

“Tapi, apa sih bagusnya barang itu?”
~ Seorang Engineer di Divisi Advanced Computing Systems IBM, 1968, mengomentari microchip yang pertama.

“Tidak akan ada orang yang menginginkan komputer dirumahnya”
~ Ken Olson, Presiden, Chairman dan Pendiri Digital Equipment Corp., 1977

“Telepon ini terlalu rumit untuk dipakai sebagai alat komunikasi, benda ini tidak berguna bagi kita”
~ Internal memo Western Union, 1876.

“Kotak musik tanpa kabel tidak memiliki nilai komersial. Siapa yang akan mau membayar untuk menyampaikan pesan pada orang yang tidak jelas?”
~ Rekan dari David Sarnoff’s mengomentari keinginannya untuk melakukan investasi pada radio tahun 1920an.

“Konsepnya memang bagus, tapi untuk mendapat nilai lebih baik daripada “C”, idenya harus sesuai dengan kenyataan”
~ Seorang professor di Yale University, mengomentari karya tulis Fred Smith tentang pengiriman satu malam. Fred Smith di kemudian hari mendirikan Federal Express.

“Membuka sebuah toko kue adalah ide yang buruk. Lagipula pada riset pasar, orang Amerika lebih menyukai kue yang renyah, bukan yang lunak seperti yang anda buat”
~ Tanggapan terhadap Debbi Fields’ mengenai idenya untuk membuka Mrs. Fields’Cookies.

“Kami tidak menyukai suara mereka, dan memainkan musik dengan gitar sudah ketinggalan jaman”
~ Decca Recording Co. pada saat menolak The Beatles, 1962.

“Sebuah mesin terbang yang lebih berat daripada udara itu sesuatu yang mustahil”
~ Lord Kelvin, Presiden, Royal Society, 1895.
http://cdn-www.cracked.com/articleimages/dan/inventohno/wright2.jpg

“Kami pergi ke Atari dan berkata, ‘Kami sudah membuat alat yang keren ini, bahkan kami membuatnya dengan menggunakan komponen yang kalian buat, jadi maukah kalian memberikan dana untuk pengembangannya, atau kami akan memberikannya pada kalian jika kami diterima bekerja disini’ Mereka bilang, ‘tidak’ Jadi kemudian kami pergi ke Hewlett Packard dan mereka bilang ‘Kami tidak butuh kalian, sekolah saja kamu tidak lulus”
~ Steve Job, Pendiri Apple Computer, pada saat berusaha untuk mendapatkan dana dari Atari dan HP untuk komputer pertamanya.

Proffesor Goddard itu tidak tahu hubungan antara gaya aksi dan reaksi, dia juga tidak tahu bahwa vakum saja tidak cukup untuk membuat reaksi, sepertinya dia tidak pernah belajar pada waktu masih SMU”
~ 1921 New York Times editorial tentang pekerjaan Robert Goddard mengembangkan roket.

“Mengebor untuk mencari minyak? Maksudmu mengebor tanah untuk mendapatkan minyak? Kamu gila”
~ Komentar seorang pengebor pada saat Edwin L. Drake mendaftarkan proyek pengeboran minyak pada tahun 1859.

“Kelihatannya harga saham sedang mencapai puncak dan akan bertahan untuk selamanya”
~ Irving Fisher, Seorang Professor Ekonomi pada Yale University, 1929. (tidak lama kemudian Amerika beserta seluruh dunia terpuruk dalam jurang resesi akibat rontoknya harga saham)

“Pesawat terbang memang sebuah mainan yang menarik, tapi tidak berguna untuk militer”
~ Marshall Ferdinand Foch, Professor of Strategy, Ecole Superieure de Guerre.

“Semua penemuan sudah dilakukan”
~ Charles H. Duell, Komisaris, kantor hak paten Amerika, 1899.

“Ide Louis Pasteur tentang kuman itu sebuah fiksi yang menggelikan”
~ Pierre Pachet, Professor Fisiologi di Toulouse, 1872.

“Memori 640KB sudah cukup untuk siapapun”
~ Bill Gates, 1981.

“100 juta dollar adalah harga yang terlalu mahal untuk membeli Microsoft”
~ IBM, 1982.

“Siapa sih yang ingin mendengar aktor berbicara?”
~ H.M. Warner, Warner Brothers, 1927. (pada saat itu semua film masih bisu karena belum ada teknologi yang memungkinkan film untuk bersuara)

“Bom itu tidak akan bisa meledak, saya berbicara sebagai seorang ahli bahan peledak”
~ Admiral William Leahy, Pada proyek bom atom Amerika (yang kemudian diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki).

“Perjalanan luar angkasa itu sesuatu yang mustahil”
~ Sir Harold spencer, Astronom Inggris 1957, dua minggu sebelum sputnik diluncurkan ke orbit.

“Virus itu hanya omong kosong”
~ Dr. Peter Duesberg, Professor Biologi Molekuler di Universitas Berkeley tentang HIV.
Continue Reading »

Parah.. Anggota DPR Liburan ke AS Hingga Prancis Telan Rp 4,5 M


dpr-ri1
DPR memasuki masa reses (libur sidang) yang seharusnya diisi dengan mengunjungi konstituennya di daerah. Namun sejumlah anggota DPR malah melakukan kunjungan ke luar negeri.
Menurut siaran pers dari Kordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Ucok Sky Khadafi, Kamis (14/4/2011), kunjungan anggota DPR ke luar negeri dimulai Rabu (13/4) kemarin. Anggota Komisi I DPR melawat ke empat negara selama masa reses yaitu ke Amerika, Turki, Rusia, dan Prancis.
FITRA merilis anggaran yang digunakan untuk pelesiran tersebut sebesar Rp 4,5 miliar. Dengan rincian untuk kunjungan ke Amerika Serikat Rp 1,4 miliar, ke Turki Rp 878 juta, ke Rusia 1,2 miliar, dan ke Prancis Rp 944 juta. Data tersebut diperoleh Fitra dari DIPA DPR dan RK DPR tahun 2011.
Kunjungan anggota DPR selama reses ini dipandang Fitra sebagai pemborosan. Seharusnya anggaran ini digunakan untuk kepentingan program rakyat miskin.
\\\”Kunjungan pelesiran ke luar negeri telah menghambur-hamburkan pajak publik sebesar Rp 4,5 miliar. Hanya dengan waktu satu bulan saja, anggota DPR telah menghabiskan pajak publik sebesar Rp 4,5 miliar. Padahal publik memberikan pajak kepada negara, harus mengumpulkan duit dulu selama satu tahun, baru bisa membayar pajak kepada negara,\\\” protes Ucok.
Kalau anggaran tersebut digunakan untuk rakyat miskin, Ucok menuturkan, DPR telah menyelamatkan 98 anak yang tidak mampu sekolah untuk mendapatkan beasiswa dari SD sampai ke perguruan tinggi.
\\\”Seharus anggota DPR bukan melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, selama reses seharusnya anggota DPR mengunjungi konstituen mereka di daerah pemilihan (dapil) masing-masing daripada hanya jalan-jalan ke luar negeri. Dan hal ini menandakan bahwa anggota Dewan sudah lepas diri dari tanggung jawab kepada konstituen,\\\” kecamnya.
Continue Reading »

Anggota DPR Dikabarkan Mabuk Parah Saat Dugem


wordpress (ilustrasi)
wordpress (ilustrasi)
JAKARTA - Hari ini kabar miring kembali hinggap di DPR. Seorang anggota dewan dikabarkan mabuk di sebuah klub di Jakarta Kamis malam kemarin.

Di kalangan wartawan DPR beredar nama Noura Dian Hartarony. Anggota Komisi VI DPR itu yang disebut-sebut mabuk sembari berjoged di atas meja di klub malam di Plaza Senayan, Jakarta.

Ketika dikonfirmasi, Noura membantah. "Saya tidak mabuk dan tidak naik meja. Saya sudah tahu ini fitnah," kata Noura saat dikonfirmasi para wartawan, Jumat (5/5/2011).

Noura membenarkan bila dirinya singgah ke BlackCat Jazz Supper club semalam. "Disana saya sampai pukul 22.00 malam lebih. Demi Allah itu bukan saya (yang mabuk)," ujar politisi dari Gerindra ini menegaskan.

Sementara itu, Asisten Manajer Black Cat, Dita membantah kabar tamunya mabuk dan menari di atas meja. "Kita bukan klub malam, nggak pernah ada yang mabuk naik ke atas meja. Mejanya kecil nggak muat untuk nari-nari. Kita ini tempat musik jazz," kata Dita dihubungi terpisah.

Dita sendiri mengaku tidak tahu ada anggota DPR yang singgah ke Black Cat semalam. "Informasi yang disebutkan semalam soal mabuk-mabuk naik ke atas meja tidak benar. Tamu banyak tidak tahu apakah ada anggota DPR atau tidak," pungkasnya.
Continue Reading »

Wakil Ketua DPR Tidak Tahu Anggaran IT, Parah!


JAKARTA, RIMANEWS - Jangankan Rakyat, Wakil Ketua DPR, Anis Matta pun tak tahu berapa anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk teknologi informasi (IT)  yang mencapai Rp9 miliar.
"Saya tidak tahu. Itu belum, tidak pernah kita bahas. Baru kemarin itu (paripurna). Kita tahunya global saja, tetapi rinciannya belum," kata Anis ketika ditemui wartawan di gedung DPR, Rabu, (11/5).
Menurut Anis, persoalan IT DPR diurus oleh Sekretariat Jenderal DPR, sehingga ia menyarankan untuk meminta konfirmasi kepada pihak yang lebih berwenang yakni Setjen DPR. Sekjen PKS tersebut berjanji untuk membahas persoalan anggaran IT DPR secepatnya dengan pimpinan DPR lainnya termasuk apakah akan memanggil tim IT DPR untuk menjelaskan secara rinci anggaran tersebut.
"Nanti, insyaallah akan kita bahas. Di rapim nanti akan kita tindaklanjuti, kan sudah ada langkah perbaikan IT yang diumumkan pak Marzuki," ujarnya.
Persoalan anggarann IT terkuak setelah kasus email Komisi VIII DPR yang ternyata memakai domain yahoo.com bukan dpr.go.id. Anis sepakat dengan kritikan yang dilakukan masyarakat terkait email dan sistem IT DPT yang ternyata mengalami kebobrokan. Bahkan, Anis menyarankan agar KPK masuk dalam penyidikan anggaran IT DPR jika memang benar anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp 9 miliar.
Ketika ditanya apakah Anis menggunakan email dari DPR, ia mengaku belum menggunakan karena belum mengerti penggunaannya.
"Ini kan sebenarnya masalah sosial, tapi kita secara keseluruhan belum menggunakan, belum mengerti saja," imbuhnya.(ian/MI)
Continue Reading »

Sperma Pria Denmark Laris Manis




Sperma Pria Denmark Laris Manis  


WartaNews-Kopenhagen - Sperma pria Denmark diminati para wanita yang ingin mempunyai anak, lantaran bisa diperoleh tanpa memberikan nama dan nomor telepon, sebagaimana di beberapa negara Eropa lain.

"Kebanyakan klien kami memang menginginkan pendonor yang paling tidak memiliki tinggi 180 cm dan bermata biru," ungkap Peter Bower, direktur Nordic Cryobank, bank data pendonor sperma.

Para pelanggan dapat mengklik profil calon donor dan dengan membayar. mereka dapat mengunduh rekaman audio wawancara dan foto calon ketika masih bayi. Tetapi yang paling penting, tidak satu pun informasi akan mengidentifikasi pendonor kecuali mereka memang menginginkannya.

Di Denmark, pendonor sperma tidak mengharuskan penyertaan nama dan nomor telepon, berbeda dengan di Inggris atau negara Eropa lain. Hal ini membuat Denmark menjadi negara yang sangat disukai wanita asing yang ingin menjalani pembuahan buatan karena tidak terdapat kelangkaan sperma "resmi" yang sudah diuji.

Umumnya, sejumlah klinik di Denmark memberikan layanan inseminasi kepada tiga kelompok konsumen yaitu pasangan lesbian, heteroseksual dan wanita lajang. Wanita single adalah kelompok yang jumlahnya meningkat pesat.

Peter Bower mengungkapkan, wanita lajang Inggris merupakan pengguna "terbanyak" layanan ini, tetapi konsumen luar Denmark secara umum juga meningkat. Menurut data terakhir Departemen Kesehatan Denmark pada tahun 2008, 2.694 wanita asing datang ke Aarhus dan Kopenhagen untuk menjalani pembuahan buatan. Tahun 2010 jumlahnya meningkat menjadi 4.665.

Sampel dikirim dari bank sperma ke Klinik Jabang Bayi di seputar Kopenhagen dengan menggunakan sepeda berbentuk satu sel sperma. Sperma tersebut kemudian dibekukan dalam nitrogen cair dan disimpan di bagian kepala sperma, di depan setang sepeda. (*/dar)


Continue Reading »