Artikel Yang Lain

danang blog
SEO Stats powered by MyPagerank.Net Web Directory Ping your blog, website, or RSS feed for Free My Zimbio Bloggers - Meet Millions of Bloggers

Rabu, 30 November 2011

DPR: 'Surat Kaleng Kominfo' Merupakan Bukti Berharga

Sana Sini News - Surat kaleng yang kemarin sempat beredar di internet dikatakan merupakan bukti yang berharga untuk mengungkap kebenaran mengenai praktik korupsi di Kemenkominfo, menurut Tantowi Yahya, anggota komisi I DPR RI.

Tantowi memberikan perumpamaan "Tak Ada Asap Jika Tak Ada Api," ketika membaca surat kaleng yang kemarin sempat mencuat.

"Surat kaleng yang tersebar di internet tersebut tidak bisa dianggap enteng. Tentunya komisi I akan mempelajari dan akan menelusuri lebih dalam lagi untuk membuktikan indikasi yang disebutkan di dalamnya," ujar Tantowi, kepada okezone di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (29/11/2011).

Menurut Tantowi adanya surat kaleng ini juga mengidikasikan adanya orang yang mungkin mengetahui kecurangan dalam hal ini korupsi di tubuh Kominfo. Semua bukti dan tentunya saksi juga akan ditelusuri dan dikumpulkan untuk mengungkapkan hal tersebut, jika memang ada.

"Surat kaleng ini juga tentunya menjadi sebuah masukan yang sangat baik bagi kita. Kemudian kita juga akan membahanya secara interen terlebih dahulu baru ada langkah selanjutnya untuk meminta klarifikasi Menteri terkait," simpulnya.

Sementara Roy Suryo yang ditemui ditempat yang sama juga menjelaskan Kasusnya akan terus ditelusuri dan tidak akan hilang, namun harus adil dan mempercayai semua pihak, baik itu saksi yang mengeti kasus ini dan juga penjelasan Kominfo.

"Kalau memang ada orang yang berani menulis nama atau mengakui pembuat surat tersebut maka ini akan menjadi bukti untuk ditelusuri. Namun saat ini Penjelasan Kominfo pun mengenai pengadaan tender yang terbuka juga harus kita terima," jelas Roy.

"Kalau hanya surat saja dan tidak jelas identitasnya ya tidak bisa dijadikan dasar untuk menindak lanjuti sebuah kasus. Tapi beberapa saksi sudah mulai melapor dan saat ini masih dalam penelusuran kami," simpulnya. (tyo)

0 komentar

Poskan Komentar